web widgets
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Mengenal Struktur Directory Linux

Minggu, 28 Juli 2013


Mengenal Struktur Directory Linux
Mengenal Struktur Directory Linux 
Directory merupakan sebuah istilah yang menggambarkan struktur hirarki, digunakan untuk mengatur file atau folder. Setelah sobat selesai menginstall Linux maka akan terbentuk sistem file yang baku, terdiri atas directory sebagai berikut :

Mengenal Struktur Directory Linux


* / = menunjukkan hirarki tertinggi dari sistem ditektori Linux dimana direktori ini membawahi dari direktori /usr, /home, /mnt dan direktori lainya seperti gambar diatas.

 /bin = Berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh user biasa seperti perintah ls (menampilkan isi dari suatu direktori, cd (untuk berpindah direktori).

/sbin = Berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh super user seperti ifconfig (menampilkan informasi tentang kartu jaringan / network device yang terpasang pada mesin).

/boot = Berisi informasi yang berkaitan dengan device dan service yang dijalankan ketika komputer melakukan booting (proses komputer dari keadaan mati/off menjadi hidup/on).

* /dev = Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem

/etc = Merupakan direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan program yang terinstall di dalam sistem.

/home = Berisi data dari user yang terdaftar dalam komputer / mesin yang bersangkutan.

/lib = Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux

/media = Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.

/mnt = Berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer.

/opt = Direktori ini menyimpan file-file tambahan dari vendor-vendor tertentu. Sifatnya hanya optional.

/proc = Direktori istimewa untuk sistem file virtual. Ia mencakupi informasi mengenai berbagai aspek sistem Linux.

/root = Merupakan “home” nya superuser / root / administrator.

/srv = Direktori srv berisikan file-file service yang dibutuhkan oleh sebuah server.

/sys = Direktori special yang memuatkan informasi mengenai hard disk seperti yang dilihat melalui Linux.

/tmp = Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap kali sistem boot.

/usr = berisi paket program, dokumentasi, konfigurasi, aplikasi, library dan source aplikasi linux.

/usr/bin = Berisi file yang dapat diakses untuk pelbagai perintah Linux yang bukan merupakan sebahagian dari OS Linux.

/usr/include = Berisi file – file header dari bahasa program C dan C++.

* /usr/lib = Berisi file – file library untuk bahasa C dan C++.

* /usr/local = Berisi data lokal. Ia mengadungi direktori yang sama seperti /usr.

 /usr/sbin = Berisi perintah – perintah administration.

/usr/share = Berisi data yang digunakan oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumen.

/usr/src = Berisi source code untuk Linux kernel.

* /var = Berisi pelbagai sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain – lain. Yang sering kali berubah kandungannya.

/var/cache = Area penyimpanan untuk cache data berbagai aplikasi.

* /var/lib = Berisi informasi tentang status aplikasi – aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini semasa melakukan sesuatu kerja.

/var/lock = Berisi file yang dikunci supaya ia hanya boleh diguna oleh satu aplikasi saja.

/var/log = Berisi log dari aplikasi yang berbeza.

/var/mail = Berisi email pemilik.

/var/opt = Berisi data variable untuk pakej yang disimpan di direktori /opt. 

/var/run = Berisi data yang menjelaskan sistem sejak pertama kali dijalankan.

/var/spool = Memuatkan data yang menunggu untuk diproses.

/var/tmp =Berisi file sementara, isi direktori ini tidak dihapus semasa sistem dimatikan.

Itu saja yang saya dapat berikan mengenai Mengenal Struktur Directory Linuxsemoga dapat memberikan mamfaat bagi sobat...






Panduan Lengkap Install openSUSE 12.3 KDE

OpenSUSE adalah sistem operasi komputer yang dibangun diatas kernel LinuxOpenSUSE dikembangkan dengan dukungan komunitas melalui Proyek OpenSUSE yang disponsori oleh SUSE dan sejumlah perusahaan lain. Setelah Novell mengakuisisi SUSE Linux pada bulan Januari 2004, Novell memutuskan untuk melepaskan produk SUSE Linux Profesional sebagai 100% proyek open source. Pada tahun 2011 The Attachmate Grup mengakuisisi Novell dan membagi Novell dan SUSE menjadi dua anak perusahaan yang berdiri sendiri. SUSE menawarkan produk dan jasa sekitar SUSE Linux Enterprise - yang dibangun dengan dasar OpenSUSE Linux.
Rilis awal dari proyek komunitas OpenSUSE adalah versi beta dari SUSE Linux 10.0. Versi stabil saat ini adalah openSUSE 12.3 yang telah dirilis pada tanggal 13 Maret 2013.OpenSUSE merupakan distribusi linux yang dikembangkan oleh komunitas dan disponsori oleh Novell. Panduan dibawah ini akan menjelaskan cara install openSUSE 12.3 KDE, yang sudah rilis baru-baru ini.
Tahap Persiapan

Sebelum melakukan instalasi, terlebih dulu anda menyiapkan persiapan atau dapat disebut tahap pra.

Syarat minimal sistem:
- CPU : Pentium 4 2.4 GHz atau yang lebih tinggi
- RAM : 1 GB RAM atau yang lebih tinggi
- Ruang Hardisk: Minimal 5 GB yang tersedia.

Download OpenSUSE 12.3 KDE:
- Direct Download   : openSUSE-12.3-KDE-Live-i686.iso
- Torrent Download : openSUSE-12.3-KDE-Live-i686.iso.torrent

Membuat media installasi (Installer):
1. Burning iso file ke DVD
2. Membuat installer dengan media flashdisk

Tahap Installasi

1. Booting komputer anda melalui media DVD atau Flashdisk

OpenSUSE 12.3 Installation Guide


2. Untuk melihat-lihat seperti apa sistem operasi ini sebelum melakukan installasi, anda pilih openSUSE 12.3 KDE Live. Jika anda ingin langsung melakuan installasi, pilihInstallation.

OpenSUSE 12.3 Installation Guide

3. Memilih Bahasa dan membaca lisensi, disini saya memilih bahasa inggris sebagai bahasa default sistem.


OpenSUSE 12.3 Installation Guide


4. Mengatur zona waktu, karena saya tinggal di Jakarta - Indonesia, saya memilih regional Asia dengan zona waktu Jakarta (WIB).


OpenSUSE 12.3 Installation Guide

5. Tahap membuat partisi. 
Secara default openSUSE akan menyarankan kepada anda untuk membuat 3 partisi, yaitu partisi / root (untuk file sistem), partisi /home (partisi untuk menyimpan data), danpartisi swap. Anda juga dapat mengubah ukuran dan pengaturan lanjutan dengan memilih menu Edit Partitions Setup.
Bagi anda yang akan melakukan dualboot anda harus hati-hati disini. 
Kesalahan dalam mem-partisi akan menyebabkan hilangnya data anda pada hardisk. Pastikan anda mengetahui setiap tahapan yang talah anda lakukan.


OpenSUSE 12.3 Installation Guide

 6. Membuat User baru. Masukkan nama anda dan buatlah kata sandi sistem ada.

OpenSUSE 12.3 Installation Guide


7. Setelah anda melakukan pengaturan diatas, maka akan muncul dialog berikut. Anda dapat mengubah pengaturan sebelumnya sebelum benar-benar melakukan installasi.

OpenSUSE 12.3 Installation Guide

8. Konfirmasi instalasi dengan klik tombol 'Install'. Setelah anda klik tombol Install, anda tidak dapat membatalkannya sebelum proses installasi selesai.

OpenSUSE 12.3 Installation Guide


9. Instalasi berlangsung dan memakan waktu beberapa saat. Tunggu hingga proses ini selesai.

OpenSUSE 12.3 Installation Guide


10. Setelah proses installasi diatas selesai, komputer akan reboot. Lalu sistem akan melakukan Automatic Configuration.

OpenSUSE 12.3 Installation Guide

11. Setelah selasai semua, reboot lagi komputer anda.

Cara Mengistall Ubuntu

Kali ini jakainfo akan sharing informasi ttg cara menginstall linux ubuntu ke komputer/laptop, Ok langsung saja berikut langkah-langkah mengistall linux ubuntu :

1.Masukkan CD Installer ke perangkat CD / DVD-ROM dan reboot komputer untuk boot dari CD.

Tunggu sampai CD termuat ...

2.Anda akan melihat wallpaper dan jendela instalasi. Pilih bahasa dan klik tombol "Install Ubuntu 10.04
LTS" untuk melanjutkan ..



3.Layar kedua akan menampilkan peta bumi. Setelah pemilihan lokasi, waktu sistem akan menyesuaikan.
Klik tombol "Forward" setelah Anda memilih lokasi yang Anda inginkan ..
4.Pada layar ketiga, Anda dapat memilih layout keyboard yang diinginkan.
Klik tombol "Forward" bila Anda telah selesai dengan konfigurasi keyboard ...
5.Anda memiliki empat pilihan di sini:
  Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot, pilih :
  1. Pilihan pertama : "Instal mereka berdampingan, memilih di antara mereka pada setiap startup."
  2. Pilihan Kedua : "Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin agar installer secara otomatis mempartisi hard drive Anda, pilih pilihan kedua, "Gunakan seluruh disk (Use entire disk)"
  3. Pilihan Ketiga : "Gunakan ruang terbesar bebas terus-menerus" dan akan menginstal Ubuntu 10.04 di ruang unpartitioned pada hard drive yang dipilih.
  4. Pilihan Keempat : "Tentukan partisi secara manual" dan dianjurkan HANYA untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau memformat hard drive dengan filesystem lain dari yang default. Tetapi juga dapat digunakan untuk menciptakan partisi / home, yang sangat berguna jika Anda menginstal ulang seluruh sistem.

6.Tabel partisi akan terlihat seperti gbr di atas. Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan instalasi ...
7.Pada layar ini, isi kolom dengan nama asli Anda, nama yang ingin Anda gunakan untuk login di Ubuntu
OS (juga dikenal sebagai username yang akan diminta untuk log in ke sistem), password dan nama
komputer (secara otomatis, tetapi bisa ditimpa).
8.Juga pada langkah ini, ada sebuah opsi bernama "Login secara otomatis". Jika Anda mencentang kotak
pada pilihan ini, Anda akan secara otomatis login ke desktop Ubuntu. Klik tombol "Forward" tombol
untuk melanjutkan ...
9.Ini adalah langkah akhir instalasi. Klik tombol “Install”.
10.Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx) akan terinstall...
11.Setelah beberapa menit (tergantung spesifikasi komputer Anda), sebuah jendela pop-up akan muncul,
yang memberitahukan bahwa instalasi selesai, dan Anda harus me-restart komputer untuk
menggunakan sistem operasi Ubuntu yang baru diinstal. Klik tombol "Restart Now"...

12.CD tersebut akan keluar otomatis; keluarkan dan tekan "Enter" untuk reboot. Komputer akan direstart
dan dalam beberapa detik, Anda akan melihat boot splash Ubuntu ...
13.Pada layar login, klik nama pengguna Anda dan masukan password Anda.
Klik "Log In" atau tekan Enter ...

14.Tampilan Desktop Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx).
 Sekian dan Terima Kasih.


Semoga dapat bermanfaat..,^_^ 

Cara mudah Uninstall OS dari Linux

Senin, 22 Juli 2013

 
 Kali ini jakainfo akan berbagi tips cara mengunistall OS (Operating System) Windows atau yang lainnya melalui linux, nah sebelum kita mengetahui cara-cara menguninstall OS dari linux terlebih dahulu kita mengenal apa itu linux.?
Linux adalah suatu system operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai. Sistem operasi ini mengimplementasikan standar POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan system operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Linux sebetulnya mengacu pada suatu kumpulan software lengkap yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Lingkungan sistem operasi ini mencakup ratusan program, termasuk kompiler, interpreter, editor dan utilitas. Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, ethernet, SLIP dan PPP dan interoperabilitas. Produk perangkat lunak yang handal (reliable), termasuk versi pengembangan terakhir. Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang memiliki beragam kebutuhan dan juga pengguna dapat turut serta bertindak sebagai tim pengembang sendiri.
Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah harga. Linux ini lebih murah dan dapat diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai source code. Source code Linux tersedia bagi semua orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.
Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk device tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal atau menandatangani Non Disclosure Agreement (NDA). Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagi setiap orang untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial.
Karena Linux itu tersedia secara bebas di internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distrbusi yang dapat dianggap sebagai versi kemasan Linux. Paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, penagkat lunak untuk instalasi dan mungkin termasuk perangkat lunak khusus dan dukungan khusus.
 
Linux merupakan sistem operasi yang fleksibel, Linux dapat diinstal di komputer yang sudah ada sistem operasi lain misalnya Windows, Mac, atau bahkan sudah ada Linux di dalamnya. Kondisi semacam ini sering diistilahkan dengan dual boot, triple boot, quad boot, dan seterusnya.
Nah, masalah bagi yang suka bongkar pasang OS pada PC atau Laptop yang sering timbul adalah ketika kita menghapus salah satu sistem operasi terutama Linux, hal yang sering dialami adalah hilangnya GRUB dari komputer kita sehingga tidak dapat "masuk" ke sistem operasi yang terinstal. Meskipun sudah ada solusi untuk mengatasi hilangnya GRUB, namun alangkah lebih baik jika kita menghindari masalah yang seharusnya tidak perlu kita alami. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi info mengenai cara mudah dan aman menghapus sistem operasi yang terinstal di komputer dengan bantuan OS-Uninstaller, dan
saya pernah menggunakannya saat menghapus os ubuntu.
http://i.stack.imgur.com/YkyjS.png


OS-Uninstaller berjalan di Ubuntu Lucid, Maverick, dan Natty, atau mungkin untuk saat ini bisa berjalan di versi yang lainnya. Dan saya mencoba di Zorin OS yang masih merupakan turunan dari ubuntu OS-Uninstaller ini bisa berjalan.
Untuk menginstal OS-Uninstaller caranya dengan mengetik perintah berikut di Terminal (tekan Alt+Ctrl T):
  • sudo add-apt-repository ppa:yannubuntu/os-uninstaller   
  • sudo apt-get update  
  • sudo apt-get install os-uninstaller  
Nah, sekian informasi dari saya semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian... ^_^

Linux Mint 15 "Olivia" telah release

Kamis, 11 Juli 2013

Linux Mint 15 merupakan release paling ambisius sejak dari awalnya. MATE 1.6 dikembangkan secara luar biasa dan  Cinnamon 1.8 memberi sangat banyak fitur baru, termasuk screensaver dan control center yang disatukan (unified). Login screen sekarang dapat dibuat temanya di HTML5 dan dua tools baru, "Software Sources" dan "Driver Manager", muncul untuk kali pertama di Linux Mint.


Linux Mint 15 "Olivia" Cinnamon Edition

MDM

MDM sekarang menampilkan 3 greeter [sapaan] (maksudnya aplikasi login screen):
  • sebuah GTK greeter
  • sebuah GDM greeter, yang memiliki ratusan theme
  • Sebuah 'trend baru' HTML greeter, juga themeable (dapat digunakan untuk mengubah theme) yang mendukung sebuah generasi baru theme, theme animasi dan interaktif

Login screen interaktif dan animatif, dengan HTML5
HTML greeter mendukung hampir semua teknologi Web seperti HTML5, CSS, Javascript, WebGL dan dapat digunakan untuk membuat login screen animatif dan interaktif yang indah.
Linux Mint 15 menawarkan koleksi theme GDM dan HTML animatif untuk MDM, termasuk WebGL theme yang dinamakan "Clouds GL" yang mensimulasi (bentuk) melayang-layang 3D melintasi awan-awan
Tampilan GTK greeter dikembangkan, dan GDM greeter sekarang dapat (digunakan) untuk menggambar bingkai (frame) di sekitar text saat theme membutuhkannya.(ini memperkaya kualitas beberapa GDM themes secara signifikan).
MDM mengalami banyak kemajuan "under the hood" (secara internal) dan perbaikan-perbaikan bug dalam 6 bulan terakhir.
MDM configuration tool, mdmsetup, tampak lebih baik dan lebih intuitif daripada sebelumnya.

Software Sources

Sebuah tool baru dinamakan MintSources, aka "Software Sources", dikembangkan dari 'goresan' dengan distribusi derivatif dalam angan (terutama Linux Mint, juga LMDE, Netrunner dan Snow Linux). Ini menggantikan software-properties-gtk dan diadaptasi dengan sempurna untuk mengatur software sources di Linux Mint.
Dari main screen kita dapat membuat optional components (menjadi) enable atau disable dengan mudah dan mengakses backports, unstable packages dan source code:

Software Sources tool baru
Kita juga dapat berpindah ke mirror yang lebih cepat hanya dengan satu klik mouse. Tool melakukan speed test atas seluruh mirror yang ada:

Speed test cepat untuk memilih mirror yang tercepat.
MintSources juga memiliki fitur untuk PPA, 3rd party repositories dan authentication keys management.
Sebuah "Maintenance" section untuk solusi bagi problem umum APT.

Driver Manager

Tool lain yang dikembangkan pada Linux Mint 15: MintDrivers, "Driver Manager".

Driver Manager
MintDrivers berpijak pada Ubuntu backend yang sama dan bekerja dengan cara yang sama sebagaimana software-properties-gtk. Ia bahkan tampak sedeikit lebih baik:
  • "Driver Manager" merupakan sebuah aplikasi independen, terpisah dari "Software Sources" dan dapat dibuka (launch) langsung dari menu.
  • Drivers diurutkan berdasar package name, dan versinya disebutkan dengan jelas (khusus untuk driver nVidia kita dapat memilih sesuai dengan versinya bukannya mengikuti apa yang "baru (current)" atau "updates").
  • Devices dari merk populer (nVidia, ATI, Broadcom, Samsung...) diilustrasikan dengan ikon.

Cinnamon 1.8

Cinnamon 1.8 merepresentasikan 7 bulan pengembangan dan 1.075 tindakan (penelitian). Ini bukan saja memperlihatkan banyak perbaikan bug namun juga 'model' fitur baru dan banyak kemajuan.

File Manager

Nemo mendapatkan banyak perhatian. User interfacenya dimodifikasi dan langkahnya diadaptasi untuk berintegrasi dengan Cinnamon dengan cara yang lebih baik.

Nemo, Cinnamon file manager
Kita dapat dengan mudah menyembunyikan sidebar dan bolak balik antar tempat dan tampilan (treeview). Di bagian bawah tiap tempat, jika aplicable, bar kecil menunjukkan berapa banyak space yang digunakan.

Desklets

KDE menyebutnya Plasmoids, Android menyebutnyaWidgets, di Cinnamon disebut “Desklets”. (Dengan) cara yang sama yang kita gunakan untuk menambah applets ke panel, kita dapat menambahkan deslets ke dekstop.


Beberapa desklet Cinnamon 
Cinnamon 1.8 memuat 3 desklets yang dinstall secara default ( launcher,  clock dan photoframe) dan lebih banyak lagi yang akan hadir dari komunitas (ya, sebelum orang bertanya, ada xkcd desklet di luar sana).

Screensaver

Cinnamon sekarang menampilkan screensaver nya sendiri. Salah satunya adalah bahwa kita dapat menuliskan sebuah pesan sebelum mengunci screen.

Kita dapat meng-set pesan sebelum mengunci screen.
Orang yang melihat (screen) dapat melihat pesan tersebut ketidak kita tidak ada (di depan komputer).

Cinnamon screensaver

Control Center

Semua configuration modules sekrang ada di Cinnamon Settings. Kita tidak perlu lagi menggunakan Gnome Control Center.

System settings di Cinnamon

Spices Management

Di Cinnamon 1.8 kita dapat menginstall “spices” (yaitu applets, desklets, themes, extensions) langsung dari desktop. Kita tidak lagi perlu melakukan browsing dari http://cinnamon.linuxmint.com.

Download applets baru dari komunitas sekarang jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya
Kita juga dapat mengaplikasikan updates dan jika (aplikasi) Spice mendukung kita dapat menggunakan beragam cara instan untuk melakukannya.

System improvements

Renderer detection
Muffin sekarang melakukan pengecekan di mana renderer digunakan. Jika ini menggunakan Software Renderer (kasus ketika ada masalah dengan driver atau ketika card tidak menunjukkan akselerasi apapun) sebuah peringatan (notifikasi) muncul agar pengguna mengetahui masalahnya.
Fallback mode
Cinnamon tidak lagi menggunakan gnome-session untuk fallback (kembali pada kondisi sebelumnya). Dalam beberapa kasus gnome-session tidak membolehkan Cinnamon untuk berjalan meskipun melalui hardware yang mampu untuk menjalankan Cinnamon. Keterbatasan gnome-session lainnya adalah ketidakmampuannya untuk restart Cinnamon setelah terjadi crash. Di Cinnamon 1.8, Cinnamon selalu menggunakan Cinnamon, jadi komputer akan mencoba menjalankan Cinnamon apapun yang terjadi.
Cinnamon juga menggunakan sebuah 'lapisan' (wrapper) untuk melakukan restart dengan sendirinya dan memperbaiki diri dari potensi crash. Ketika Cinnamon mengalami crashes maka akan langsung kembali pada kondisi (normal) sebelumnya (fall back) di Metacity dan bertanya kepada users apakah ia ingin melakukrestart atau tidak.

New features for developers

Settings API for Applets/Desklets
Jika kita seorang Applet/Desklet developer, jangan gunakan gsettings lagi. Cinnamon 1.8 memiliki fitur API setting yang akan melakukan seluruh pekerjaan untuk kita.
  • Ia akan men-set up setting dan default value secara otomatis.
  • Ia akan mengijinkan kita untuk mengakses setting semudah mengakses value dalam sebuah array.
  • Ia akan membuat sebuah configuration screen secara otomatis.
Dengan kata lain, kita cukup menentukan setting dan menggunakannya di applet/desklet, dan Cinnamon akan mengerjakan yang lainnya. Sebuah configuration screen secara otomatis dibuat untuk kita dan user dapat mengkonfigurasi setting yang kita buat dari System Settings :)
Nemo actions
Dengan menempatkan sebuah file aktif di /usr/share/nemo/actions kita dapat menambah item ke menu konteks dengan klik kanan Nemo.
Standalone Looking Glass
Jika kita banyak menggunakan Looking Glass, kita mungkin ingin versi mandirinya (standalone version) ...sekarang hal itu bisa.
Untuk membukanya, jalankan perintah berikut: “cinnamon-looking-glass”.

Other new features:

  • Hot-corner configuration yang lebih baik
  • Coverflow Alt-Tab
  • Timeline Alt-Tab
  • Horizontal/Vertical maximizing of windows (maksimalisasi windows baik Horizontal maupun Vertikal)

MATE 1.6

MATE 1.6 merepresentasikan 8 bulan pengembangan dan 1.800 tindakan (penelitian).

Infrastructure changes

MATE 1.6 merupakan satu langkah besar untuk maju bagi proyek MATE sebagaimana banyak banyak deprecated packages danlibraries digantikan dengan teknologi baru yang terdapat dalam GLib.
Meskipun perubahan ini tidak tampak di desktop, namun membuat proyek MATE memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan sebelumnya dan jauh lebih mudah untuk dikelola dan dikembangkan.
Teknologi MATE berikut ini dihilangkan:
  • mateconf digantidengan gsettings
  • matecorba dan matecomponent digantidengan dbus
  • matevfs diganti dengan gio/gvfs
  • libmatenotify diganti dengan libnotify
  • libmate, libmateui, libmatecanvas, libmatecomponentui dan mate-mime-data dihentikan
Di Linux Mint, mintDesktop dan mintMenu dimigrasikan secara utuh di MATE 1.6.

mintDesktop dan mintMenu mengalami banyak perubahan dan sekarang compatible dengan MATE 1.6.

New features and improvements

Caja, MATE file manager, memiliki fitur tampilan folder (place) dalam sidebar. Juga menampilan thumbnail yang lebih baik dari Nemo dan dialog "Connect Server" baru dari Nautilus.

Caja, MATE file manager
Dengan menggunakan window list, windows sekarang dapat ditutup dengan klik tengah di mouse.
The workspace switcher (perpindahan workspace) menampilkan sebuah opsi baru untuk melintas workspace dengan roda mouse (mouse wheel).
Notifikasi lebih cerdas dan sekarang memungkinkan untuk menetapkan monitor mana yang digunakan untuk menampilkannya. 

Notifikasi dapat diatur pada monitor tertentu
Opsi baru manajemen windows yang tersedia:
  • Buka windows baru di tengah screen
  • Enable compositing (memungkinkan untuk melakukan penggabungan)
  • Fast alt-tab (alt-tab yang bekerja cepat)
Kalculator diberi tombol-tombol baru untuk mendukung fungsi trigonometri.
Default terminal application sekarang dapat diset.
MATE 1.6 menambah support untuk MPRIS2 guna mengirimkan tombol media (media keys) ke media players.
Saat mengalami crash, mate-settings-daemon sekarang mampu memperbaiki diri dan secara otomatis dilakukan restart oleh mate-session.

Software Manager

Software Manager memiliki beberapa fitur baru dan perbaikan bug.
  • Pagination sekarang diotomatiskan. Software Manager menghasilkan lebih banyak hasil ketika kita mencari di bagian bawah list.
  • Large scores (nilai besar) diperbaiki dan tidak ada lagi cut-off ('ngadat').
  • Memungkinkan untuk melakukan pencarian dengan kategori tertentu.
  • Packages dari "Java" sekarang muncul di kategori "Programming" .

System improvements

Update Manager sekarang dapat me-refresh APT cache di user mode dan tanpa intervensi apapun dari user.
Welcome Screen mengalami banyak perbaikan bug dan tampilannya agar diperbaharui.

Welcome Screen
MintNanny dikembalikan pada GTK+.
Totem 3.4 dipilih sebagai the default video player bagi Linux Mint 15 untuk memberi fungsi DVD playback.

Artwork improvements

Linux Mint memiliki koleksi foto background indah dari 12 artis yang berbeda.

Koleksi background yang indah
Perhatian khusus diberikan untuk aplikasi Mint-X to make GTK+ and GTK3 (sehingga) tampak lebih mirip.
Plymouth theme di-update dan sekarang menampilakn logo Linux Mint logo fade-in effect.

Upstream components

Linux Mint 15 menggunakan upstream components berikut: Ubuntu 13.04 package base, Linux 3.8 kernel, MDM 1.2, Cinnamon 1.8, MATE 1.6.
Terjemah Bebas dari New Features in Linux Mint 15
Sumber : http://linuxminttutorial.blogspot.com/2013/05/selamat-datang-olivia-punya-hal-baru.html

Cara Menginstall Linux Mint

Hallo Sobat blogger., kali ini jakainfo akan berbagi tips mengenai cara instalasi linux mint di perangkat komputer/laptop.

Ok langsung saja dan tidak usah basa basi lagi, ini dia langkah-langkahnya..,



langkah pertama adalah siapkan DVD Linux Mint dan masukan dalam kandar optik di perangkat anda dan booting DVD Linux Mint pada perangkat anda. Setelah proses booting selesai makaakanmunculseperti gambar kedua di bawah ini.



Pada layar perangkat anda akan muncul seperti gambar di atas lalu pilih “Start Linux Mint”. Setelah beberapa saat sistem live sudah siap dan anda dapat melihat desktop anda.



Pada tahap ini sebenarnya Linux Mint belum terpasang di perangkat anda ini hanya berjalan dari DVD. Sistem yang ada pada desktop anda saat ini hampir sama persis dengan yang anda miliki setelah menyelesaikan instalasi dengan tuntas.



Jika anda ingin mengetahui catatan rilis anda dapat mengetahuinya dengan cara menyambung ke internet lewat perangkat anda hanya dengan sekali klik pada tautan yang bergaris bawah. Dan di anjurkan untuk membaca catatan rilis mengenai instalasi pada perangkat bagi anda yang masih awam dengan Linux Mint.
 Selanjutnya, pilih bahasa anda dan tekan tombol “Continue” Pada layar berikutnya, pastikan Anda terhubung ke sumber daya  (jika Anda menggunakan laptop), internet dan pastikan Anda memiliki ruang kosong pada hard disk sesuai yang disarankan.



Pada layar berikutnya, pastikan Anda terhubung ke sumber daya  (jika Anda menggunakan laptop), internet dan pastikan Anda memiliki ruang kosong pada hard disk sesuai yang disarankan. Kemudian tekan tombol "Continue".



Pada tahap ini anda dapat menentukan apakah perangkat anda hanya dgunakan sepenuhnya untuk Linux Mint atau anda dapat memasang Linux Mint berdampingan dengan sistem operasi lain. Jika hanya Linux Mint pilih “Erase disk and install Linux Mint” Jika, menggunakan dua sistem operasi pilih “Something else” Tentunya anda harus melakukan partisi pada perangkat anda.



Tahap ini anda di minta untuk konfirmasi untuk siap menginstal Linux Mint di perangkat anda hanya dengan tekan tombol “Install Now” untuk memulai instal Linux Mint.



Sekarang saatnya menentukan dimana posisi anda untuk mengetahui zona waktu anda jika, sudah di tentukan klik tombol “Continue”. 



Pilih tata letak keyboard Anda. Jika Anda tidak yakin mengenai tata letak manakah yang cocok dengan keyboard yang Anda miliki, klik pada kolom teks di bagian bawah layar dan mulailah mengetik menggunakan keyboard Anda. Pastikan tombol yang Anda tekan sesuai dengan karakter yang muncul dalam kolom teks untuk memastikan bahwa Anda telah memilih tata letak keyboard yang tepat. Beberapa tata letak hanya berbeda pada aksen, angka dan tanda baca, jadi pastikan untuk menguji hal tersebut, jangan lupa klik “Continue” yaa :) .



Masukkan nama asli Anda dan sebuah nama pengguna (username) dan kata sandi (password). Tiap kali Anda akan menggunakan Linux Mint Anda akan menggunakan akun dengan nama pengguna dan kata sandi ini. Setelah Linux Mint terpasang Anda dapat membuat akun lain untuk orang lain yang menggunakan komputer ini.
Perlu diketahui : Huruf besar, spasi dan karakter istimewa tidak diijinkan dalam penulisan username atau nama komputer.



Installasi akan memakan waktu sekitar 10 hingga 15 menit. Tapi berbahagialah anda kerena, anda sudah menggunakan sistem operasi yang di rancang untuk kemudahan, kenyamanan anda dalam setaip kali pemakaian perangkat anda.

Setelah intallasi selesai lalu akan muncul pilihan coba atau hidupkan ulang., disini silahkan Anda restart ulang komputer/Anda agar sistem operasi linux mint yang sudah terinstall bisa berjalan dengan baik.







Semoga Artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda ^_^
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. jakainfo.blogspot.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger